Tuesday, February 15, 2011

Mengenali dan Memahami White Balance Pada Kamera

White Balance adalah salah satu point penting pada saat pengambilan gambar karena akan sangat mempengaruhi hasil gambar pada akhirnya. Seringkali kita mengambil gambar namun hasil gambar tidak seperti apa yang kita lihat, kadang terlihat pucat atau kontras warna tidak terlihat, kadang terlalu cerah dan lainnya.

White Balance dapat diartikan sebagai kemampuan kamera menangkap dan mengartikan warna putih berdasarkan sumber cahaya yang ada dengan mengenali temperatur dari sumber cahaya tersebut. White Balance juga di gunakan untuk mendapatkan gambar yang natural, objek berwarna putih akan tetap putih, warna  merah akan tetap merah dan seterusnya seperti apa yang mata kita lihat karena kamera tidak  seperti mata kita yang bisa begitu saja menerjemahkan warna putih yang mendapatkan sumber cahaya yang berbeda - beda.

Menggunakan White Balance

Preset White Balance ada bermacam - macam, apabila masih kurang paham dengan mode - mode tersebut kita masih bisa menggunakkan AWB atau Auto White Balance. AWB adalah kemampuan kamera yang menebak dan menyesuaikan sumber cahaya yang didapatkan oleh objek sehingga menjadikkan warna objek tetap natural. Kadang AWB baik digunakan saat indoor, outdoor, dengan atau tanpa lampu flash namun AWB tidak selamanya baik. Untuk orang yang tidak puas dengan AWB, di sarankan untuk lebih memahami kegunaan - kegunaan dari preset White Balance lainnya. Berikut penjelasannya.

White Balance's Preset
Daylight

Digunakan pada pemotretan outdoor pada saat langin berwarna biru dengan disinari cahaya dari matahari.

Cloudy

Digunakan pada pemotretan outdoor saat sedang berawan. Saat - saat seperti ini biasanya gambar yang dihasilkan akan pucat dengan dominasi warna biru karena cahaya menghasilkan kontras warna yang tidak terlalu terlihat, preset ini menjadikan gambar yang dihasilkan lebih hangat.

Shade

Preset ini digunakan pada posisi dimana objek berada dibawah bayangan atau bisa juga digunakan saat di dalam rumah. Ini menghasilkan gambar yang lebih hangat kekuning - kuningan.

Tungsten atau Incandescent

Sangat cocok digunakan pada pemotretan indoor tanpa lampu kilat atau pada objek yang sumber cahayanya adalah lampu pijar yang berwarna kekuning - kuningan karena White Balance ini membantu menghasilkan gambar yang lebih sejuk.

Flourescent

Cocok untuk pemotretan objek yang mendapatkan sumber cahaya seperti pada lampu neon. Lampu neon menghasilkan warna sejuk kebiru - biruan, melebihi warna yang dihasilkan suasana luar yang sedang berawan. Maka preset ini membantu menghasilkan gambar yang lebih hangat sehingga tidak terlalu terang pucat.

Flash atau Speedlite

Digunakan saat pemotretan menggunakan kilatan lampu flash. Menghasilkan gambar lebih kebiru - biruan.

Custom

Custom adalah setting manual White Balance yang dilakukan oleh fotografernya sendiri. Biasanya digunakan saat sumber cahaya yang ada tidak jelas atau kita sulit untuk menentukannya.

Demikian sedikit tentang pengenalan dan pemahaman White Balance pada kamera. Semoga membantu anda menghasilkan gambar yang lebih natural bagi yang lebih menyukai warna natural. Namun semua kembali kepada selera warna sang fotografer itu sendiri.

No comments:

Post a Comment