
Maka disaat David lahir di tahun 1971, dokter menganjurkan untuk memasukkan David kedalam ruang isolasi steril berupa gelembung yang telah disiapkan berbagai keperluan David seperti pakaian, popok, makanan dan air. David juga harus tinggal dirumah sakit untuk mendapatkan perawatan yang intensif.

Orang tua David berusaha keras agar ia dapat hidup bahagia dengan memperlakukannya dengan normal seperti anak lainnya. David mendapatkan pengajaran seperti di sekolah, memberikan televisi dalam gelembungnya. Tapi semua usaha itu tidak terlalu membuat David senang karena tak ada yang bisa ia lakukan dalam gelembung sempit miliknya.

Selama ini David masih belum mengetahui alasan mengapa ia tidak bisa keluar dari gelembung sempitnya itu, sehingga David pernah mencoba untuk membuat lubang pada gelembungnya dengan jarum suntik yang tanpa sengaja tertinggal di dalam gelembungnya. Untungnya dokter mengetahui hal itu dan dokter mengatakan pada David bahwa tindakannya bisa sangat membahayakan dirinya. Sejak saat itu David mulai mengetahui alasan kenapa ia harus tinggal di dalam gelembungnya.
Di usianya yang ke 5, David mulai menyadari bahwa ia berbeda dengan anak-anak lainnya. Ia pun mulai memikirkan masa depannya sendiri.
Media masa pada saat itu sempat menjadikan image David sebagai anak muda yang sehat dalam gelembung, akan tetapi tidak dengan mental David. Ia sering marah tanpa sebab, dan juga sering mengalami mimpi buruk.


Setelah beberapa tahun, kondisi David menjadi semakin tidak stabil. Harapan untuk menemukan obat penyembuh penyakit David masih kecil, sama seperti ketika David masih bayi. Dokter khawatir jika David menjadi remaja nanti, dia menjadi semakin tidak terkendali.

Saat David berusia 12 tahun di tahun 1984, atas rekomendasi dari Dokter, dilakukan operasi cangkok sumsum tulang belakang pada David dengan donor yang sama, yaitu dari kakak perempuan David, Katherine. Walaupun para dokter yakin donornya tidak cocok, tapi operasi tetap dilakukan.
Beberapa bulan pasca Operasi, terlihat ada harapan yang tinggi akan keberhasilan operasi cangkok itu. Dan para Dokter sudah memperkirakan bahwa David sebentar lagi akan siap untuk keluar dari gelembungnya. Tapi sebelum itu terlaksanan, untuk pertama kali selama hidupnya David jatuh sakit. Ia terkena diare, Demam dan juga mimisan. Akibat keadaan itu, dokter menganjurkan David untuk keluar dari dalam Gelembung untuk menjalani perawatan intensif.
Ayah David bertanya pada anaknya, apakah dia bersedia untuk dibawa keluar gelembung, dan David pun menjawab, ”Daddy, I will agree to anything to feel better.”. Akhirnya, David keluar dari gelembungnya untuk pertama kalinya. Setelah keluar dari gelembung, keadaan David tidak membaik. Ia langsung koma. Ibu David akhirnya berhasil memegang David untuk pertama kali, sekaligus terakhir dalam hidupnya. Hanya 15 hari setelah David keluar dari Gelembung, David meninggal dunia pada 22 Februari 1984.
Bersyukurlah kita dengan keadaan yang sekarang.

No comments:
Post a Comment